Kalo baitu ha, ambo ndak sato-sato do
Saat Sakit
Seorang teman, ia sudah lebih dua tahun kuliah di tanah rantau. Selama itu ia belum pernah mengidap penyakit yang parah. Hanya demam, flu, batuk, diare, yaitu penyakit yang bisa diobati dengan paracetamol yang dijual di warung.
Hal tersebut membuatnya takut. Ia takut suatu saat ia takabur jika ia mendapat suatu tanda-tanda akan sakit. Eh, akhirnya kejadian, dan membuatnya mengidap gejala typus.
Suatu waktu ia pergi ke Tangerang, rumah sodaranya, ketika pulang ke Jatinangor, ia harus mengikuti rapat hingga larut malam, hak itu dilakukannya pada 4 hari berturut-turut. Esoknya ia hujan-hujanan, lalu kebasahan. Tidak mengganti baju, akhirnya flu mulai datang, meski hanya sementara.
Besok sore, ia kedinginan, hingga malam hari. Siangnya ia biasa saja, hal itu terjadi slama 3 hari. hari ke-4 ia diantar teman ke klinik untuk periksa.alhamdulillah ia belum kena positif typus, tapi ia disarankan istirahat selama 5 hari sejak senin, jadi totalnya sejak periksa ke klinik, jadi 1 minggu.
Ia istirahat di kosan selama 1 minggu, dan itu membuat orangtuanya cemas. Sang ayah menyempatkan merawatnya ketika harusnya beliau dinas di Jakarta. Sang ayah membawakan obat cacing untuk kekebalan usus dan susu saschet dari Padang. Haha.
Setelah seminggu istirahat, ia kembali periksa di Rumah Sakit swasta di Bandung. DOkter mengatakan sudah tidak apa-apa, namun perutnya masih berantakan. Ia diberi obat untuk penyembuhan total.
Kini ia mulai mengangsur kegiatannya yang sibuk, karena banyak yang harus diselesaikannya, termasuk perkuliahan. Tetap semangat teman! Jaga kesehatan! :)
Mengumpulkan Kemampuan Memimpin
Aku tak tahu, bagaimana mengekspresikan hal yang satu ini, meskipun kata teman-teman dan teman dekat saya ekspresi saya selalu datar, tapi sebenarnya saya berusaha berekspresi.
Hmmm…. ini sebuah cerita. Cerita mengenai seorang teman yang tidak terlalu dekat dengan banyak teman-temannya. Ia terlihat gemar berorganisasi, menyendiri, dan mencoba hal-hal yang menurutnya berguna. Hal tersebut membuatnya mengerti dan bisa beberapa kegiatan yang ada dalam organisasi.
Suatu waktu, di suatu organisasi, ia disarankan untuk menjadi pemimpin selanjutnya organisasi tersebut. Tapi ia menolak, karena ia sadar, ia masih punya banyak tanggung jawab di organisasinya yang lain. Hingga akhirnya yang menjadi pemimpi organisasi itu teman seperjuangannya.
Hal itu terjadi juga pada dua organisasinya yang lain. Ia juga menolak. Terkesan sombong, atau bisa juga terkesan jual mahal, atau bisa juga terkesan malu, tapi yang jelas dia punya alasan tersendiri mengapa ia menolak.
Ia selalu kesal ketika ada teman atau orang lain yang mempertanyakan mengapa ia tak mengajukan diri jadi pemimpin suatu organisasi, apalagi ketika pemimpin terpilih sudah ada. Untungnya ia bisa menjaga diri, jika tidak ia bisa saja meluapkan emosinya.
Ia sebenarnya ingin mempimpin suatu organisasi, tapi alasan tertentu slalu membuatnya mengurungkan niatnya. Smoga saja kesempatannya yang terbuang adalah waktu-waktu ketika ia mengumpulkan kemampuan untuk memimpin negeri ini, dan membawa ke arah yang jauh lebih baik. :)
Akhirnya saya nulis lagi di Tumblr!! :D
hmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm….
Ga jadi, bingung mau nulis apa. Nanti aja kalo udah ada ide… -___-“
Jumatan tadi kocak!! (subjektif)
Hari ini tanggal 30 September 2011 ada 2 tahun gempa Sumbar. Saya jadi ingat 2 tahun lalu masyarakat Sumbar yg di Sumbar maupun rantau bersedih. Innalillahi wainna ilaihi roji’un. Smoga musibah tersebut bisa menyadarkan dan membangkitkan kita semua untuk jadi lebih baik. Amin.
Hari ini juga, tanggal 30 September 2011, adalah hari Jumat. Pastinya, setiap muslimin diwajiibkan shalat Jumat di Masjid, termasuk saya. Saya Jumatan di Ibnu Sina. Sebelumnya saya nongkrong di sekre UPBM Unpad, di komplek UKM Unpad Kav.5. Kalo jalan ke Masjid Ibnu Sina sekitar 5 menit.
Waktu udah nunjukin pukul 12 kurang 15, tapi belom kedengeran suara ngaji2, ato azan, biasanya ada. Curiga, saya ambil wudu’ di tempat wudu mushola belakang sekre„ lalu berangkat ke Ibnu Sina bersama salah seorang teman di UPBM.
Saya jalan, santai, namun si teman berhenti sejenak karena bertemu teman-temannya. Saya lanjut. Ketika sampai di depan tangga, banyak muslimin yang berlarian. Beberapa ada yg teriak “Udah mulai!” Saya agak heran. Jalan dikit, lihat ke atas, taunya emang smua jamaah udah berdiri. Dengan perasaan aneh saya ikutan lari. Takbiratul ihrarm telah dikumandangkan ketika saya baru siap di atas sajadah. Saya mengambil posisi di bagian belakang, tanpa pikir panjang, dan melihat susunan jamaah yang berantakan. Sebelum takbir saya masih mikir-mikir ini masih jam 12 padahal.
Saya akui saya gak khusyu’ ketika shalat. Gak ikut khotbah jadi pikiran. Tambah lagi, suara imam gak kedengeran. Ckck.
Yang makin nambah gak khusyu’, karena suara gak kedengran, sempat terjadi kesalahan. Ketika takbir sujud, semua sujud. Pas duduk antara dua sujud, ada beberapa yang duduk, ada beberapa yang masih sujud. Pas sujud lagi, yang tadi masih sujud duduk antara dua sujud. Pas berdiri lagi, yg tadi duduk antara dua sujud, sujud lagi. Pas Imam baca ALfatiha, baru yg sujud tadi ikutan berdiri. Hahahha.
Itu yang bikin saya makin khusyu’, hahahaha.
Jika kita bisa melihat jauh ke depan itu tentu karena kita tengah berdiri di atas pundak raksasa, yaitu tumpukan pengetahuan dan pengalaman yang ditulis orang lain dan tersedia bagi kita untuk kita pahami.
Saya (dulu) bersekolah di SMA 10.
Saya kangen banget nih nulis lepas dan bebas. Hehe. Jadi saya pengen cerita-cerita lepas lagi di sini. Kali ini tentang SMA.
Saya (dulu) bersekolah di SMA Negeri 10 Padang. Sekolah HEBAT ** itu berlokasi di pusat kota. “Hebat”nya perlu ditebalin karena menghasilkan orang-orang **HEBAT seperti saya. Hahahahahahahaha.
Lokasi pastinya adalah di Jalan Situjuh. Berada di belakang Rumah Sakit Yos Soedarso. Kalo dari Tabing (kawasan elit dan asri), rumah saya, nanti pas udah lewat gor, akan lewat jalan Perempatan A yani, trus belok kiri. Di sebelah kanan ada Rumah Sakit Yos Soedarso, jalan terus nyampe deh di gerbang SMA 10.
Kalo dari arah Pasar Raya atau Lapangan Imam Bonjol, nanti pas udah lihat Kantor Gubernur (Keren kan, dekat kantor Gubernur) di kiri, lihat ke kanan. Kelihatan SMP Yos Soedarso, silahkan belok kanan, truuuus, nanti akan bertemu gerbang sekolah keren di sana.
Kalo dari Siteba, nanti pas lewat Sma Adabiah, trus aja nanti lihat persimpangan di sebelah kanan yang biasanya ada Sate di sana, namanya Sate PONO (pak dipromosiin dikit ye, hehe), simpangnya agak lebih gede dibanding simpang yang sebelumnya, simpangnya teduh. Trus masuuuuk aja, awas di perjalanan ada rumah yang bagus, bagus bagi kambing, kucing, lalat, dll. Hahahahahhhaa. Itu tangki sampah, hehe, busuk lo, hahha. Nanti jalan terus, ketemu deh SMA ganteng.
Kalo dari arah Simpang Haru trus ajaa, nanti kalo ketemu Fakultas Ekonomi Unand di sebelah kiri, trus aja, karena di sebelahnya ada simpang, nah di simpang yang tasu lagi, masuuuk. Truuus, akan bertemu sekolah cakep.
Kalo 3 tahun yang lalu instruksi saya teman2 pembaca lakukan, teman-teman akan bertemu pria tampan, baik, ramah, idola para wanita. hahahhahahhaa. maksudnya itu saya, teman-teman biasa muji saya begitu, hehehe. (hueeek)
Saya masuk SMA 10 tahun 2006 dan keluar (lulus) tahun 2009. Lama juga ya saya lulus SMA. Yah, gimana lagi maklum saya sibuk, hehe. (Saya barusan ngelawak, kalo ada yang nyadar, disahutin ya atau dikomen, atau ketawa aja, hehhee) <— ngelawak juga.
3 Tahun saya di SMA 10, banyak suka duka yang saya alami. Mau tau kelanjutannya?
Beneer…? Pengen tauuu yaaaaaa? Boooooooong……!!!
Yaudah, kalo mau, tunggu aja ya, semoga saya bisa nulis di tambler (buca: tumblr) lagi. Hahahahahhahhhahhaha
Aku menciptakan tidurmu untuk istirahatmu
Jika Aku menghendaki sesuatu, cukup berkata jadi! Maka jadilah